PROGRAM STUDI MANAJEMEN MENGADAKAN WABINAR NASIONAL DIHADARI MAHASISWA DARI BERBAGAI UNIVERSITAS DI INDONESIA dan Masyarakat Umum

PROGRAM STUDI MANAJEMEN MENGADAKAN WABINAR NASIONAL DIHADARI MAHASISWA DARI BERBAGAI UNIVERSITAS DI INDONESIA dan Masyarakat Umum

PROGRAM STUDI MANAJEMEN MENGADAKAN WABINAR NASIONAL DIHADARI MAHASISWA DARI BERBAGAI UNIVERSITAS DI INDONESIA DAN  MASYARAKAT UMUM

 

Sorong, 12 Juli 2023 Pukul 09.15 s.d 12.00 WIT program studi manajemen Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA) Sukses dalam menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema bahwa membangkitkan digitalisasi UMKM dalam memajukan Ekonomi daerah . yang di laksanakan melalui Zoom Meeting dan di hadiri oleh mahasiwa dan masyarakat umum. Webinar nasional ini di buka langsung oleh wakil rertor I Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong dan kaprodi Manajemen pak Andi Sismar, M.M.

 

 

Webinar Nasional ini Menghadirkan 3 Narasumber, narasumbernya 1yaitu Dr. Abdul karim, M.Si. (Dosen Universitas Bosowa), pemateri 2 Dibawakan oleh Dr. Tasrim,M.M. (Dosen Universitas PGRI Yogyakarta), dan pemateri ke 3 Dr. Pahmi,M.Si. (Dosen Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong) moderator Hardiman F H, M.M.

 

 

Pemateri pertama Dr. Tasrim,M.M.  karim dosen Universitas Bosowa dengan materi Transformasi Digital UMKM menyampaikan bahwa membangkitkan digitalisasi UMKM dalam memajukan Ekonomi daerah adalah penting

Anak muda saat ini harus mampu menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Saat ini berbagai macam kebutuhan manusia telah banyak menerapkan dukungan internet dan dunia digital sebagai wahana  interaksi dan transaksi

 

Pemateri ke 2 dibawakan oleh bapak Dr. Abdul karim, M.Si. Membawakan materi tentang  Transaksi Keuangan UMKM dan Keuangan Digital ,  pemerintah sangat mendukung masyarakat trhukus pelaku usaha UMKM  Langkah pemerintah dalam mendukung kebangkitan UMKM antara lain dengan mengalokasikan sebanyak Rp695,2 triliun dalam program Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Tahun 2020 dan sebanyak Rp112,3 triliun dialokasikan untuk mendukung UMKM. transaksi UMKM banyak menggunakan Qris  sangat lah memudahkan

Pemateri  KE 3 di bawakan oleh bapak Dr. pahmi,M.M. dengan materi kewirausahaan pemuda dan peran perbankan pada UMKM, Ada beberapa permasalahan yang di hadapi UMKM: Akses ke pembiayaan, Kurangnya keterampilan manajerial, Keterbatasan akses ke pasar, Regulasi dan birokrasi yang rusmit,  Kurangnya akses ke pendampingan dan pelatihan . Yang menjadi tantangan besar pada wirausaha muda dalam pengembangan UMKM adalah kurang kepercayaan diri untuk membuka lapangan pekerjaan.

 

 

Permasalahan ini dapat di berikan solisi dengan relasi dan birokrasi dengan dukungan pemerintah dan menjalin hubungan baik dengan pihak perbank kan dalam permodalan dan sebagai tenaga pendidik memeberikan pelatihan kepada pelaku UMKM . Peran wirausaha pemuda dalam mengembangkan UMKM diantaranya , inovasi dan kreativitas, penggunaan teknologi dan digitalisasi, pendekatan pasar yang berbeda, jiwa mandiri dan ketangguhan dan pemimpin masa depan.

kita patut berbangga, karena UMKM di Indonesia ikut menyumbang pertumbuhan ekonomi dengan pencapaian sebesar 60%. Apalagi di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini. UMKM bisa menjadi salah satu harapan untuk mengurangi adanya jumlah pengangguran di Indonesia, sekaligus semakin membuka luas adanya lapangan pekerjaan baru.